Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2019

Kebijakan Pendidikan Islam di Indonesia

Perkembangan pendidikan Islam pada masa orde baru dimulai dari kebijakan pada pasal 4 TAP MPRS No. XXVII/MPRS/1966 yang memuat kebijakan tentang isi pendidikan. Untuk mencapai dasar dan tujuan pendidikan, maka isi pendidikan adalah : 1. Mempertinggi mental, moral, budi pekerti dan memperkuat keyakinan beragama. 2. Mempertinggi kecerdasan dan keterampilan 3. Membina dan mengembangkan fisik yang kuat dan sehat. Pendidikan pada dasarnya adalah usaha sadar untuk mengembangkan kepribadian dan kemampuan di dalam dan luar sekolah yang berlangsung seumur hidup. Oleh karena itu pendidikan harus dimiliki oleh rakyat sesuai dengan kemampuan individu masing-masing. Pada awal pemerintahan orde baru, pendekatan legal formal dijalankan tidak memberikan dukungan pada madrasah. Tahun 1972 dikeluarkan Keputusan Presiden (Keppres) No. 34 Tahun 1972 dan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 15 Tahun 1974 yang mengatur madrasah di bawah pengelolaan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) ya...

Tujuan Pendidikan Islam

Berdasarkan pada definisi dan dasar pendidikan di atas maka secara umum dapatlah dikatakan bahwa tujuan pendidikan Islam adalah pembentukan kepribadian muslim . Pribadi yang demikian adalah pribadi yang menggambarkan terwujudnya keseluruhan esensi manusia secara kodrati, yaitu sebagai makhluk individual, makhluk sosial, makhluk bermoral dan makhluk yang bertuhan. Citra pribadi muslim seperti ini sering disebut sebagai manusia paripurna ( insan kamil ) atau pribadi yang utuh, sempurna seimbang dan selaras . Manusia sempurna berarti manusia yang memahami tentang Tuhan. Dalam hal ini, Zakiyah Daradjat mengemukakan Tujuan pendidikan Islam adalah membimbing dan membentuk manusia menjadi hamba Allah yang saleh, teguh imannya, taat beribadah dan berakhlak terpuji. Bahkan keseluruhan gerak dalam kehidupan setiap muslim, mulai dari perbuatan, perkataan dan tindakan apapun yang dilakukannya dengan nilai mencari rida Allah, memenuhi segala perintah-NYA dan menjauhi segala larangan-Nya adalah i...

Dasar Pendidikan Islam

Yang dimaksud dengan dasar pendidikan adalah pandangan hidup yang mendasari seluruh aktivitas pendidikan. Karena dasar menyangkut masalah ideal dan fundamental, maka diperlukan landasan dan pandangan hidup yang kokoh dan komprehensif, serta tidak berubah. Hal ini karena telah diyakini kebenarannya yang telah teruji oleh sejarah. Kalau nilai-nilai sebagai pandangan hidup yang dijadikan dasar pendidikan itu bersifat relatif da temporal, maka pendidikan akan mudah terombang ambing oleh kepentingan dan tuntutan sesaat yang bersifat teknis dan pragmatis . Sebagai aktivitas yang bergerak dalam proses pembinaan kepribadian muslim, maka pendidikan Islam memerlukan asas atau dasar  yang dijadikan landasan kerja. Dengan dasar ini akan memberi arah bagi pelaksanaan pendidikan  yang telah diprogramkan. Dalam konteks ini, dasar yang menjadi acuan pendidikan Islam hendaknya merupakan sumber nilai kebenaran dan kekuatan yang dapat mengantarkan peserta didik ke arah pencapaian pendidikan. ...

Objek Ilmu Tarbiyah

Ditinjau dari fungsinya, obyek Ilmu Pendidikan dapat dibedakan menjadi 2 (dua), yaitu obyek formal dan obyek material, yang dapat diuraikan sebagai berikut : 1. Objek Material Objek material Ilmu Pendidikan ialah manusia seutuhnya, manusia yang lengkap aspek-aspek kepribadiannya, yaitu manusia yang berakhlak mulia dalam situasi pendidikan atau diharapkan melampaui manusia sebagai makhluk sosial mengingat sebagai warga masyarakat ia mempunyai ciri warga yang baik. Agar pendidikan dalam praktek terbebas dari keragu-raguan, maka objek material Ilmu Pendidikan dibatasi pada manusia seutuhnya di dalam fenomena atau situasi pendidikan. Hal ini berarti ruang lingkup manusia seutuhnya ini dalam kedudukannya sebagai peserta didik, baik secara individu maupun kelompok (sosial), sehingga batasan manusia seutuhnya ini dalam konteks pendidikan. Sejalan dengan misi agama Islam yang bertujuan memberikan rahmat bagi sekalian makhluk di alam ini, maka pendidikan Islam mengidentifikasikan sasara...

Hakikat Ilmu Tarbiyah

Seperti pada umumnya kajian – kajian ilmiah, untuk menjelaskan suatu maksud dan kebenaran dari suatu pernyataan, perlu adanya penjelasan makna menyeluruh dan verifikasi. Untuk itu, memahami suatu kajian juga perlu penegasan istilah. Sistem filsafat dalam arti tertentu dapat dipandang suatu bahasa, dalam perenungan kefilsafatan dapat dipandang sebagai penyusunan bahasa terebut. Bagaimanapun juga alat terpokok dari semua filsafat adalah bahasa.  Maka dalam hal ini perlu kita ketahui arti dari kata tarbiyah. Dari sudut pandang etimologi ( ilmu akar kata ) kata tarbiyah berasal dari tiga kelompok kata yaitu :  1. Rabaa, yarbu, tarbiyah yang memiliki makna “tambah” (zat) dan “berkembang” (nama). Pengertian ini didasarkan pada Q.S Ar-Rum ayat 39 : “ Dan sesuatu riba ( tambahan ) yang kamu berikan agar dia bertambah pada harta manusia, maka riba itu tidak bertambah pada sisi Allah”. Artinya, pendidikan ( tarbiyah ) merupakan proses menumbuhkan dan mengembangkan pada diri pesert...

Aliran Filsafat Pendidikan Islam

Aliran filsafat pendidikan Islam dapat di jelaskan sebagai berikut a. Pro Aktif Positif Aktif Ialah  bawaan dasar atau sifat manusia sejak lahir adalah baik, sedangkan kejahatan bersifat aksidental.    Menurut Ibnu Taimiyah yang dikutip Maragustam, semua anak dilahirkan dalam keadaan fitrah, yaitu dalam keadaan kebajikan bawaan dan lingkungan sosiallah menyebabkan individu menyimpang dari keadaan ini. Sifat dasar manusia memiliki lebih dari sekedar pengetahuan tentang Allah yang ada secara inharen di dalamnya, tetapi juga suatu cinta kepada-Nya dan keinginanuntuk  melaksanakan ajaran agama secara tulus sebagai seorang hanif sejati. Ibnu Taimiyah membangun argumennya dengan mungutip QS Al-Rum (30) : 30. Ibnu Taimiyah memberikan tanggapan pandangan Ibnu Abd Al Barr dan menegaskan bahwa fitrah bukan semata-mata sebagai potensi pasif yang harus dibangun dari luar, tetapi merupakan sumber yang mampu membangkitkan dirinya sendiri dari dalam. Shabuni berpendapat bahw...

Pengertian Filsafat Pendidikan Islam

Filsafat pendidikan Islam terdiri dari beberapa unsur yaitu filsafat dan pendidikan Islam. 1) Filsafat Filsafat berasal dari bahasa Yunani dan terdiri dari dua kata bahasa Yunani, yaitu “philos” dan “sophia”. Secara etimologis. Philos berarti cinta (loving dalam bahasa Inggris), sedang sophia berarti kebijaksanaan (wisdom dalam bahasa Inggris), atau kepahaman yang mendalam. Pengertian filsafat menurut bahasa aslinya adalah “cinta terhadap kebijaksanaan”.  Dalam pengertian yang lebih luas menurut Harold Titus sebagaimana dikutip oleh Jalaluddin & Umar Said  mengemukakan lima pengertian mengenai falsafat. Mungkin dengan pengertian ini dimaksudkannya untuk menunjukkan betapa sulitnya untuk merangkum pengertian falsafat itu dalam sebuah definisi yang lengkap. Ia mengemukakan pengertian falsafat sebagai berikut: 1. Falsafat adalah sekumpulan sikap dan kepercayaan terhadap kehidupan dan alam yang biasanya diterima secara kritis. 2. Falsafat adalah suatu proses krit...

Analisis Strategik : SWOT dalam Lembaga Pendidikan Islam

Kegiatan bisnis apa pun tujuannya adalah mencari keuntungan yang didapat melalui transfer barang ataupun jasa ke pasar atau langsung ke konsumen. Jika mereka puas, maka mereka akan melakukan pembelian ulang sehingga keuntungan yang didapat menjadi semakin besar. Proses penciptaan nilai tersebut kepada konsumen dilakukan melalui kegiatan pemasaran terpadu atau yang biasa kita kenal dengan strategi pemasaran. Strategi ini mengombinasikan berbagai hal yang terkait dengan pemasaran atau disebut sebagai buram pemasaran dengan melakukan kegiatan yang saling terkait antara penetapan produk, harga, distribusi dan promosi. Semua aktivitas pemasaran diarahkan untuk mempengaruhi konsumen agar membeli produk atau jasa yang kita tawarkan dan mereka merasakan sesuatu kepuasan tersendiri.  Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mempengaruhi konsumen membeli barang atau jasa yang kita tawarkan, antara lain : menentukan lokasi yang mudah dijangkau dan interior ruangan dengan pemberian warna yang...

Analisis Strategik

Analisis adalah kata benda yang berarti proses pencarian jalan keluar (pemecahan masalah) yang berangkat dari dugaan kebenarannya; penyelidikan terhadap suatu peristiwa untuk mengetahui keadaan yangsebenarnya; penyelidikan kimia dengan menguraikan sesuatu untuk mengetahui zat-zat yang menjadi bagiannya; penguraian suatu pokok atas berbagai bagiannya dan penelaahan bagian itu sendiri serta hubungan antar bagian untuk mendapatkan pengertian yang tepat dan pemahaman makna keseluruhan  Menurut beberapa ahli sebagaimana di kutip oleh Husein Umar strategi mempunyai pengertian sebagai berikut. 1. Menurut Stephanie K. Marrus, strategi didefinisikan sebagai suatu proses penentuan rencana para pemimpin puncak yang berfokus pada tujuan jangka panjang organisasi, disertai penyusunan suatu cara atau upaya bagaimana agar tujuan tersebut dapat dicapai. 2. Menurut Hamel dan Prahalad, strategi merupakan tindakan yang bersifat incremental ( senantiasa meningkat ) dan terus menerus, serta be...

Analisis SWOT sebagai Analisis strategik

Analisis SWOT adalah suatu cara untuk mengidentifikasi berbagai faktor secara sistematis. Analisis ini didasarkan pada logika dapat memaksimalkan kekuatan ( strength) dan peluang ( opportunities ). Namun secara bersamaan dapat meminimalkan kelemahan ( weaknesses ) dan ancaman ( threats ). Analisis SWOT mempertimbangkan faktor lingkungan internal strength dan weaknesses serta lingkungan eksternal opurtunities dan threats yang dihadapi dunia bisnis.  Dalam analisis SWOT ini ada dua faktor yang sangat mempengaruhi maju mundurnya dalam sebuah lembaga pendidikan, yaitu faktor dominan dan faktor penghambat. Yang termasuk faktor internal adalah (kekuatan dan kelemahan) dan faktor eksternal (ancaman dan tantangan). Analisis SWOT merupakan instrumen yang ampuh dalam upayapengembangan lembaga pendidikan. Dengan menggunakan analisis SWOTsuatu lembaga pendidikan dapat mengkaji faktor-faktor yang dapat mempengaruhikinerja lembaga pendidikan tersebut. Kekuatan Kekuatan merupakan sumber ...

Pengertian Perencanaan dan Strategik

Secara bahasa strategi berarti yang cermat mengenai kegiatan untuk mencapai sasaran khusus.  Sedangkan perencanaan merupakan suatu rangkaian proses kegiatan menyiapkan keputusan mengenai apa saja yang diharapakan terjadi ( peristiwa, keadaan, suasana, dan sebagainya ) dan apa saja yang akan dilakukan ( intensifikasi, eksistensifikasi, revisi, renovasi, substitusi, kreasi dan sebagaianya ). Rangkaian tersebut dapat terwujud menjadi kenyataan di masa yang akan datang yaitu dalam jangka waktu tertentu ( 1, 3, 5, 10 dst ) yang akan datang.  Menurut BintoroC yang dikutip oleh Husaini Usman, perencanaan ialah proses mempersiapkan kegiatan-kegiatan secara sistematis yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan tertentu. PrajudiAtmosudirjo mendefinisikan perencanaan adalah perhitungan dan penentuan tentang sesuatu yang akan dijalankan dalam rangka mencapai tujuan tertentu, siapa yang melakukan, bilamana, di mana, dan bagaimana cara melakukannya.  Menurut Mochtar Effendy perenca...

Tujuan Perencanaan

Masa Yang akan datang tik dapat dideskripsikan secara pasti, namun demikian kita perlu mengestimasi kemungkinan yang akan terjadi di masa depan dengan membaca kecenderungannya di masa kini. Perencanaan yang terumus dengan baik dengan mempertimbangkan apa yang sudah dicapai, membaca apa yang sedang terjadi dan memproyeksikan kecenderungan yang terjadi di masa depan memungkinkan perencanaan tersebut menjadi alat perubahan yang memiliki tingkat kepastian tinggi dengan resik yang minimal.  Tujuan perencanaan menurut tim penyusun penjamin mutu pendidikan yang sebagaimana dikutip oleh Engkoswara adalah sebagai berikut:  1. Menjamin agar perubahan atau tujuan pendidikan yang telah ditetapkan dapat dicapai dengan tingkat kepastian yang tinggi dan resiko yang kecil. 2. Mendukung koordinasi antar perilaku sekolah 3. Menjamin terciptanya integrasi, sinkronisasi, dan sinerjik baik antar pelaku sekolah, antar sekolah dan dinas pendidikan kabupaten / kota dan antar waktu menjami...

Model Perencanaan

Direktorat Jendral  Tinggi merumuskan bahwa perencanaan pendidikan adalah suatu proses untuk menetapkan tujuan, menyediakan fasilitas dan lingkungan tertentu, dan mengidentifikasikan prasyarat untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan sekaligus menetapkan cara yang efektif dan efisien dalam usaha membentuk manusia agar memiliki kompetensi individual dan sosial secara maksiamal.  Di dalam perencanaan pendidikan terdapat beberapa model, di antaranya sebagai berikut: 1. Model Perencanaan Komprehensif Model perencanaan ini digunakan untuk menganalisis perubahan-perubahan dalam sistem pendidikan keseluruhan, dan berfungsi sebagai patokan dalam menjabarkan rencana-rencana yang lebih spesifik ke arah tujuan-tujuan yang lebih luas. 2. Model TargetSetting Model ini diperlukan dalam upaya untuk melaksanakan proyeksi atau memperkirakan tingkat perkembangan dalam kurun waktu tertentu, analisis demografis, memproyeksikan jumlah siswa terdaftar, dan kebutuhan tenaga kerja. ...

Proses Perencanaan

Sebelum para manajer dapat mengorganisasi, memimpin, atau mengendalikan, terlebih dahulu mereka harus membuat rencana yang memberikan arah pada setiap kegiatan organisasi. Pada tahap perencanaan para manajer menentukan apa yang akan dikerjakan, kapan akan mengerjakan, bagaimana mengerjakannya, dan siapa yang akan mengerjakannya. Endang Soenarya mengatakan, kunci utama kegiatan perencanaan adalah proses perencanaan itu sendiri. Proses perencanaan adalah suatu cara pandang yang logis mengenai apa yang ingin dilakukan, bagaimana cara melakukannya, dan cara mengetahui apa yang dilakukan. Proses perencanaan adalah proses yang dapat membantu dalam pengambilan keputusan, namun tidak menjanjikan atau memberikan nilai-nilai tujuan, program atau arah apapun. Proses perencanaan hanya merupakan suatu prosedur kerja yang bersifat rasional. Dalam proses perencanaan biasanya terdapat empat kegiatan utama yang dilakukan, yaitu:  1. Memformulasikan tujuan. 2. Merumuskan strategi, kebijak...

Perencanaan Strategik Mutu Pendidikan Islam

Pendahuluan Pendidikan merupakan usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat .Pendidikan merupakan suatu bentuk usaha untuk merubah diri seorang serta meningkatkan jiwa karakter seorang. Maka dengan adanya pendidikan manusia dapat hidup tumbuh dan berkembang.Pendidikan dapat dilakukan baik secara formal maupun nonformal.  Pendidikan formal merupakan pendidikan yang dilaksanakan secara berjenjang yaitu SD, SMP, SMA maupun Perti dan di kelola pada sebuah lembaga baik lembaga pemerintah maupun lembaga swasta ( masyarakat ). Dan pendidikan nonformal merupakan pendidikan yang dilaksanakan secara langsung di keluarga dan masyarakat. Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban ba...

Tahapan - tahapan dalam perencanaan Strategik

Tahapan perencanaan menurut Banghart dan Trull sebagaimana dikutip oleh Engkoswara adalah sebagai berikut : 1. Menentukan masalah perencanaan pendidikan yang mencakup : gambaran ruang lingkup permasalahan, mempelajari apa yang telah terjadi, menetapkan apa yang ada dan seharusnya ada/kenyataan dan harapan, sumber – sumber dan keterbatasannya, mengembangkan bagian – bagian perencanaan dan prioritasnya. 2. Analisis masalah perencanaan yang mencakup : mengkaji permasalahan dan sub masalah, pengumpulan dan tabulasi data, meramalkan dan memproyeksikan. 3. Konsep dan desain perencanaan yang mencakup : identifikasi kecenderungan yang ada, merumuskan tujuan umum dan khusus, menyusun rencana. 4. Evaluasi rencana mencakup : simulasi rencana, evaluasi rencana dan memilih rencana 5. Spesifikasi / merumuskan rencana mencakup : merumuskan masalah, menyusun hasil rumusan dalam bentuk final Plan draf atau rencana akhir. 6. Implementasi rencana mencakup : persiapan rencana operasion...

Langkah langkah dalam merumuskan analisis strategik

Perumusan strategi merupakan pengembangan rencana jangka panjang untuk manajemen efektif dari kesempatan ancaman lingkungan, dilihat dari kekuatan dan kelemahan perusahaan. Untuk itu setiap organisasi hendaknya menetapkan suatu perencanaan strategi yang didasarkan oleh data dan informasi kuantitatif dan kualitatif yang akurat dari dalam dan luar organisasi.  Perumusan stratejik dalam organisasi merupakan pedoman dan petunjuk yang harus dipahami dan diimplementasikan dalam berbagai kegiatan oleh seluruh personel organisasi. Oleh karena itu, perumusan stratejik hendaknya menggambarkan visi, misi tujuan dan langkah –langkah yang dijadikan dasar sebagai pedoman bagi seluruh personal organisasi dalam melaksanakan berbagai kegiatan.  Menurut Hunger dan Whelen sebagaimana dikutip oleh Murniati dan Nasir, perumusan strategi meliputi menentukan misi perusahaan, menetapkan tujuan – tujuan yang akan dicapai, pengembangan strategi dan penetapan pedoman kebijakan. Misi Organisasi meru...

Pengertian Dan Hubungan Pendekatan Dengan Teori

A. Pengertian Pendekatan dan teori Ada beberapa pendapat mengenai pengertian pendekatan, secara spesifik dapat dirumuskan : 1. Pendekatan yang berarti memandang fenomena, dalam pengertian ini pendekatan  menjadi sudut pandang. 2. Pendakatan yang berarti disiplin ilmu, dalam hal ini ketika disebut studi Islam dengan menggunakan pendekatan sosiologis, maka akan sama artinya dengan mengkaji Islam dengan menggunakan disiplin ilmu sosiologis. Secara Umum, Pendekatan adalah cara pandang yang terdapat dalam suatu bidang ilmu kemudian digunakan dalam memahami agama. Sedangkan teori merupakan seperangkat konstruk, definisi, dan proposisi yang berfungsi untuk melihat fenomena secara sistematik, melalui spesifikasi hubungan antar variable, sehingga dapat berguna untuk menjelaskan dan meramalkan fenomena  Dengan kata lain teori adalah rumusan-rumusan yang disusun secara sistematis dari sebuah fenomena atau peristiwa yang diungkap. Dalam pengembangan teori pendidikan Islam,...

Agama sebagai Objek Penelitian Islam

Penelitian agama menempatkan diri sebagai suatu kajian yang menempatkan agama sebagai sasaran/obyek penelitian. Secara metodologis berarti agama haruslah dijadikan sebagai suatu yang riil betapapun mungkin terasa agama itu sesuatu yang abstrak. Dari sudut ini mungkin dapat dibedakan ke dalam tiga kategori agama sebagai fenomena yang menjadi subyek materi penelitian, yaitu agama sebagai doktrin, dinamika dan struktur masyarakat yang dibentuk oleh agama dan sikap masyarakat pemeluk terhadap doktrin 1. Agama Sebagai Doktrin  Agama Islam apabila ditelaah dari aspek doktrin maka yang akan muncul adalah ajaran-ajaran yang ada dalam agama Islam itu sendiri yang bisa saja ajaran tersebut tidak dapat diganggu gugat keberadaannya. Dalam Islam ada 3 doktrin yang biasa disebut dengan trilogi doktrin (ajaran) Islam yang biasa dikenal dengan trilogi ajaran Ilahi, yakni: Iman, Islam dan Ihsan Pertama Iman,  Kata iman, dari segi etimologi (bahasa) merupakan bentuk masdar dari kata Âma...

Pendekatan Studi Islam Interdisipliner

Islam turun di dunia ini dengan tujuan untuk mengubah akhlak – akhlak masyarakat pada saat itu. Yaitu masyarakat jahiliah yang sikap dan perbuatannya sangat di luar akal pikiran. Islam turun dibawa Oleh nabi Muhammad SAW melalui malaikat Jibril dan di sebar luaskan kepada umat manusia. Islam pada masa perkembangan waktu, tidak ada perdebatan – perdebatan tentang pengkajian Islam karena Islam langsung dari sumbernya yaitu Nabi Muhammad SAW yang membawa al-Qur’an dan as-Sunnah. Ketika nabi meninggal mulailah adanya permasalahan – permasalahan yang timbul dalam menentukan hukum – hukum Islam pada waktu itu.  Hingga saat ini, fenomena pemahaman ke-Islaman umat Islam terutama di Indonesia masih ditandai oleh keadaan amat variatif. Kondisi ke-Islaman seperti serupa ini barangkali terjadi pula di berbagai negara lainnya. Kita tidak tahu persis apakah kondisi demikian itu merupakan sesuatu yang alami yang harus diterima sebagai suatu kenyataan untuk diambil hikmahnya ataukah diperlukan ...

Pendekatan Gender dalam kajian Islam

Menurut Kamus Pintar bahasa Indonesia kata “gender” berarti jenis kelamin. Sedangkan menurut Henri Salahuddin, gender adalah konsep kultural yang berupaya membuat pembedaan dalam hal peran, perilaku, mentalitas dan karakteristik emosional antara laki-laki dan perempuan yang berkembang dalam masyarakat Melihat dari definisi di atas dapat diambil kesimpulan bahwa gender merupakan jenis kelamin yang membadakan antara laki – laki dan perempuan dipandang dari segi kultural ( budaya ) yang berupaya untuk membuat pembedaan dalam hal peran, perlaku, mentalitas dan karakteristik emosional. Ini berarti gender merupakan sebuah pembeda antara laki – laki dan perempuan dipandang dalam lingkup sosial masyarakat. Dengan demikian antara laki – laki dan perempuan ini memiliki kesetaraan dalam kehidupan bermasyarakat Kesetaraan gender yang menjadi wacana di masyarakat adalah kesetaraan yang berada di luar sifat biologisnya. Kesetaraan yang diinginkan adalah dari segi peran, perilaku, mental dan...